Jumat, 08 Mei 2009

perang moral

Lembaga Sensor Film (LSF) menyatakan kebangkitan industri film nasional dalam beberapa tahun terakhir tidak diimbangi dengan lahirnya film yang memiliki pesan moral kuat sesuai dengan karakter bangsa. "Kembali bangkitnya industri film kita dewasa ini cukup mencemaskan, sebab tak diimbangi dengan pesan moral yang sesuai dengan karakter bangsa ini," ujar Komisi Evaluasi dan Sosialisasi LSF, Djamalul Abidin, kepada wartawan di Bandara Polonia Medan. Akibatnya beberapa yang disensor pihaknya terpaksa mengalami potongan adegan visual karena di dalam film yang diproduksi anak negeri itu kebablasan dan bertentangan dengan kaidah moral, agama dan budaya bangsa Indonesia. Beberapa film yang telah beredar dan mengalami pemotongan adengan visual itu karena mengandung adegan seks, kekerasan, dan mistik seperti pada film berjudul Buruan Cium Gue, Maaf Saya Menghamili Isteri Anda, Kawin Kontrak, dan Tali Pocong Perawan.
Berita - Hiburan / www.suaramerdeka.com / Dimasukkan 341 hari 12 jam 31 menit lalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar